BINTUNI-INSPIRATOR PAPUA– Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni menampilkan tiga inovasi digital dalam Bintuni Innovation Award 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Teluk Bintuni, Kamis (13/8/2026).
Ketiga inovasi tersebut adalah TIFAA, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Digital, dan Digitalisasi Bantuan Sosial Pendidikan (DIBANSOS). Ketiganya merupakan bagian dari 12 inovasi pendidikan yang dipamerkan Disdikbudpora.
Kepala Disdikbudpora Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.
TIFAA mengintegrasikan data pendidikan, mulai dari satuan pendidikan, guru, peserta didik, sarana dan prasarana, hingga program pendidikan. Sistem ini ditujukan untuk menyediakan data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan serta evaluasi.
Sementara SPMB Digital memudahkan masyarakat mendaftarkan calon murid secara daring. Sistem tersebut menyediakan jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Adapun DIBANSOS dirancang untuk mendigitalisasi proses pengajuan, verifikasi, penyaluran, dan pemantauan bantuan sosial pendidikan. Sistem ini diharapkan membuat penyaluran bantuan lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“Teknologi harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan masyarakat,” kata Henry.
Ia berharap ketiga inovasi tersebut terus dikembangkan sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Teluk Bintuni.
Bintuni Innovation Award 2026 sendiri menjadi wadah bagi perangkat daerah untuk memperkenalkan berbagai terobosan sekaligus mendorong budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.(BEN)


















