Berita  

HIPMI Papua Barat dan Teluk Bintuni Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan UMKM

Bintuni-INSPIRATOR PAPUA— Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua Barat terus dilakukan. Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Teluk Bintuni menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil melalui program dukungan akses permodalan bagi UMKM lokal.

Program yang diprakarsai BPD HIPMI Papua Barat dan diakselerasi oleh BPC HIPMI Teluk Bintuni tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan permodalan kepada sejumlah pelaku usaha lokal di Teluk Bintuni. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Manggrove Cafe, Bintuni Timur, Sabtu (30/5/2026), dan diserahkan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat, Lamek Dowansiba.

Salah satu penerima manfaat, Suryadi Kaitam, pelaku usaha penampungan ikan di Pasar Sentral Teluk Bintuni yang merupakan anak asli tujuh suku Teluk Bintuni, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan HIPMI kepada pelaku usaha kecil di daerah.

Menurut Suryadi, dukungan permodalan yang disalurkan HIPMI Papua Barat bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk kepercayaan dan dukungan nyata terhadap pengembangan usaha masyarakat lokal. Ia menilai program tersebut menjadi bukti bahwa organisasi pengusaha muda mampu menghadirkan manfaat langsung bagi pelaku UMKM, meskipun dijalankan di tengah berbagai keterbatasan.

“Saya sendiri adalah pelaku usaha penampung ikan di Teluk Bintuni. Saya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan HIPMI kepada kami para pelaku usaha kecil di daerah melalui akses penguatan permodalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diterima menjadi motivasi bagi pelaku usaha asli Papua, khususnya anak tujuh suku Teluk Bintuni, untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas bisnis yang dijalankan.

“Sebagai pengusaha asli Papua dan anak tujuh suku, kami merasa didukung untuk terus bertumbuh dan meningkatkan kapasitas usaha yang kami jalankan,” kata Suryadi.

Program penguatan akses permodalan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan lebih banyak wirausaha baru, memperkuat daya saing UMKM lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Papua Barat.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat, Lamek Dowansiba, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen HIPMI untuk hadir dan tumbuh bersama para pengusaha muda daerah. Menurutnya, pelaku UMKM di Teluk Bintuni harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses sumber permodalan guna mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Dengan dukungan permodalan ini, kami berharap pelaku UMKM di Teluk Bintuni dapat semakin produktif dan berkembang. Kami juga mendorong pengurus BPC HIPMI Teluk Bintuni untuk terus mengawal peningkatan ekonomi kerakyatan di daerah,” tegasnya.

Melalui program tersebut, HIPMI Papua Barat dan HIPMI Teluk Bintuni berharap dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM asli Papua yang menjadi motor penggerak perekonomian daerah.(Ben)

Exit mobile version