BINTUNI-INSPIRATOR PAPUA- Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni sekaligus Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir, S.E., menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni.
Menghadiri pembukaan Musda V Golkar Teluk Bintuni, Jumat (21/8/2026), Yasman berharap momentum tersebut menjadi langkah penting bagi Golkar untuk memperkuat konsolidasi internal, memperluas kedekatan dengan masyarakat, serta mengambil peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
“Atas nama saya selaku anggota DPK Kabupaten Teluk Bintuni, Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, saya mengucapkan selamat dan sukses untuk Musda V Golkar Kabupaten Teluk Bintuni. Semoga ke depan Golkar semakin dicintai rakyat dan dapat membuat Bintuni semakin maju dan lebih baik dari sekarang,” ujar Yasman
Menurutnya, sebagai bagian dari koalisi partai pendukung pemerintah daerah, komunikasi dan kolaborasi antarkekuatan politik menjadi hal penting untuk memastikan pembangunan Teluk Bintuni berjalan secara bersama-sama.
Yasman berharap siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Partai Golkar Teluk Bintuni mampu membangun sinergi dengan seluruh partai pendukung pemerintah daerah.
“Kami dari partai koalisi berharap kepada siapa pun yang terpilih nanti agar dapat memajukan kabupaten yang kita cintai bersama ini,” katanya.
Regenerasi Jadi Kunci
Yasman juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya regenerasi dalam tubuh Partai Golkar. Menurutnya, regenerasi bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan organisasi dan memberi ruang lebih luas bagi kader muda.
“Apa yang tadi disampaikan Bupati Teluk Bintuni tentang regenerasi, saya kira itu penting. Pengurus-pengurus lama sudah ada yang memasuki masa demisioner dan nantinya akan kembali dibentuk kepengurusan baru, termasuk memberikan ruang kepada anak-anak muda,” jelasnya.
Sementara terkait pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni, Yasman menyebut proses pendaftaran yang telah berlangsung mengarah pada satu kandidat kuat.
Menurutnya, kondisi tersebut memungkinkan proses pemilihan berlangsung secara aklamasi, terlebih kandidat tersebut telah memperoleh dukungan dari 18 pemegang suara.
“Kalau kita lihat bersama, pendaftaran kemarin mengarah kepada satu orang. Jadi kemungkinan besar prosesnya akan dilakukan secara aklamasi, apalagi sudah mendapatkan dukungan dari 18 pemegang suara,” ungkapnya.
Meski demikian, Yasman menekankan bahwa kepemimpinan baru Golkar harus mampu merangkul seluruh elemen politik dan membangun kerja sama yang konstruktif demi kepentingan masyarakat.
“Kita berharap setelah terpilih nanti, kita bersama-sama berkolaborasi dengan partai pendukung untuk melihat Bintuni ke depan seperti apa. Harapannya tentu lebih baik daripada yang sekarang,” pungkasnya.(BEN)
