BINTUNI-INSPIRATOR PAPUA- Agus Yusufi angkat bicara terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar industri untuk operasional Listrik Desa (Lindes) di wilayah Tomu dan Sebyar, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Agus memastikan sebanyak 10 ton BBM telah dikirim pada 6 September 2026 dan diterima operator Lindes atas nama Royen Simanjuntak.
Distribusi tersebut juga dilengkapi dengan berita acara serah terima sebagai bukti bahwa BBM telah diterima di lapangan.
“Seharusnya listrik menyala mulai tanggal 6 sampai dengan tanggal 20 September,” kata Agus saat ditemui wartawan di Terpadu, Distrik Bintuni, Selasa (8/9/2026).
Menurut Agus, volume 10 ton BBM itu diperkirakan mencukupi kebutuhan operasional Lindes selama sekitar dua pekan.
Agus Akui Ada Keterlambatan, Ungkap Penyebabnya
Agus tidak menampik adanya keterlambatan dalam proses distribusi BBM selama beberapa hari.
Namun, ia menegaskan keterlambatan tersebut terjadi karena kendala transportasi dari Bintuni menuju Tomu.
Agus meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan distribusi BBM untuk Lindes.
Masyarakat di wilayah pesisir, Kota Bintuni maupun kawasan pegunungan dapat langsung menghubunginya untuk mendapatkan informasi sekaligus memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Saya memastikan BBM tidak ada keterlambatan,” tegas Agus.
Ia menjelaskan, nomor telepon lamanya saat ini sudah tidak dapat digunakan. Telepon seluler tersebut jatuh ke air ketika dirinya sedang melakukan pendistribusian BBM ke wilayah Weriagar.
Tegaskan Bukan Pengatur Operator Lindes
Agus juga meluruskan persoalan kewenangan dalam operasional Lindes.
Ia menegaskan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengatur operator Lindes. Pengaturan operator, kata dia, berada di bawah UPTD.
“Saya tidak punya kewenangan untuk mengatur operator, karena operator Lindes itu diatur UPTD. Saya hanya menyalurkan BBM ke Lindes,” ujar Agus.
Agus memastikan penyaluran BBM akan tetap dilakukan sesuai kebutuhan operasional Lindes.
Ia berharap pasokan BBM yang tersedia dapat menunjang keberlangsungan pelayanan listrik bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Dengan penyaluran yang dilakukan sesuai kebutuhan, Agus menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan BBM operasional Lindes tetap terpenuhi.(BEN)
