Berita  

Tes Psikologi dan Manajemen Stres Personel Digelar DiPolres Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI-INSPIRATOR PAPUA- Tim Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat melaksanakan tes psikologi dan manajemen stres bagi personel Kepolisian Resor (Polres) Teluk Bintuni, Selasa (28/7). Kegiatan yang berlangsung di Aula Andriano Ananta, Polres Teluk Bintuni, itu merupakan bagian dari agenda pembinaan personel yang dilaksanakan secara berkala.

Kepala Bagian SDM Polres Teluk Bintuni AKP Ikram Sjaban mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap semester bagi seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Papua Barat. Tes psikologi dilakukan untuk memastikan kesiapan mental personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Pelaksanaan tes psikologi ini bertujuan memastikan kesehatan mental serta kesiapan mental anggota dalam menjalankan tugas pengayoman kepada masyarakat,” kata Ikram.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi ke dalam dua kategori. Pertama, tes psikologi bagi personel pemegang maupun calon pemegang senjata api dinas yang diikuti 27 anggota Polres Teluk Bintuni. Kedua, sesi manajemen stres dan konseling yang diikuti empat personel sebagai bagian dari pendampingan psikologis.

Menurut Ikram, pemeriksaan psikologi terhadap pemegang senjata api dinas menjadi langkah penting untuk memastikan setiap personel memenuhi persyaratan psikologis, memiliki stabilitas emosi, serta mampu mengendalikan diri dalam menjalankan tugas. Langkah tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan senjata api oleh anggota.

Selain itu, sesi konseling dan manajemen stres dimaksudkan untuk membantu personel mengelola tekanan pekerjaan yang tinggi. Melalui pendampingan psikologis, anggota diharapkan mampu menjaga kesehatan mental, mempertahankan kinerja, serta terhindar dari kelelahan mental atau burnout.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya Polri yang Presisi melalui peningkatan profesionalisme, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kondisi psikologis yang terjaga, personel diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, terukur, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.(BEN)

Exit mobile version