TELUK BINTUNI-INSPIRATOR PAPUA — Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, mulai menggerakkan penguatan ekonomi masyarakat kampung melalui program Koperasi Merah Putih. Sebanyak tujuh titik pembangunan koperasi kini sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.
Peluncuran program itu ditandai dengan peresmian serentak 1.061 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto melalui telekonferensi, Sabtu (16/5/2026). Di Teluk Bintuni, kegiatan dipusatkan di Kampung Waraitama, Distrik Manimeri.
Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengatakan, koperasi tersebut diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di kabupaten Teluk Bintuni.
“Program ini bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi bagaimana koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan mendorong kemandirian kampung,” kata Yohanis seusai mengikuti peresmian.
Menurut dia, pemerintah daerah akan melakukan pendampingan melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung agar koperasi dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Saat ini pembangunan difokuskan pada tujuh titik prioritas. Pemerintah daerah juga meminta kepala kampung ikut mengawasi pembangunan dan memastikan koperasi nantinya benar-benar dimanfaatkan warga.
Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni Letkol Inf Yan M Doli Simanjuntak mengatakan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah bangunan bahkan telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
“Pemasangan dinding, atap, dan pintu di beberapa titik sudah selesai. Harapan kami, koperasi ini nantinya tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar hidup dan beroperasi untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Setelah tahap awal selesai, pembangunan koperasi direncanakan diperluas ke kampung-kampung lain di Teluk Bintuni.
Di Kampung Waraitama, kehadiran koperasi disambut antusias warga yang sebagian besar bekerja sebagai petani. Kepala Kampung Waraitama John Tandi Tolambu berharap koperasi dapat membantu masyarakat memperoleh akses kebutuhan pertanian, termasuk bibit dan sarana produksi dengan harga terjangkau.
“Kami berharap koperasi ini bisa membantu petani dan memperbaiki ekonomi masyarakat kampung. Selama ini kebutuhan pertanian masih sulit dijangkau,” kata John.
Ia juga berharap koperasi dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat kampung, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap kebutuhan pendidikan dan usaha produktif warga.
Program Koperasi Merah Putih di Teluk Bintuni menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan Papua Barat. Pemerintah daerah berharap keberadaan koperasi mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga kampung secara bertahap.(Ben)


















